Thursday, June 04, 2015

Novel Komedi Pendawa, Pendamping Idaman Wanita


Kang Dana 
Dan benar saja, setelah masuk, nyaris tiap lembar bikin saya ngakak. Emang saya kurang berwibawa, banyak tertawa. Tapi tentang buku ini lucu, saya kira tiap orang berkata "Iya". Rio Nisafa ini kreatif buanget orangnya. Dia tahu sisi humor dari banyak hal, dan punya ungkapan menggelikan untuk banyak fenomena.

Dan masih segudang ngakak lain, menurut saya seru banget.
selengkapnya
Sejak baca buku Pendawa, jadi tahu, mas Rio tulisannya pasti berisi,selengkapnya
Sebagai pelaku humor, Rio tahu persis mana humor garing mana humor basah. Sudah pandai dia pilih, mana humor basi mana humor segar. Jadi tentu saja, karena tak mau mengecewakan pembaca, dalam buku "Pendawa" ini, dia pilih humor-humor menyegarkan saja, yang dia rasa, itu bukan humor umum, yang jika orang mendengarnya, akan nyinyir ketawa kuning
selengkapnya


Leny Nursetiyawati 
Eh yu now ga bang?
Saya biasanya kalo baca buku cepet bgt. Nah pas baca buku abang, "diawet2"....
Euuummm... Kaya kita makan sama lauk ayam, trus di awet2 makan nya biar pas nasi nya abis, masih ada sisa ayam nya
Nah, hal itu aku terapin juga pas baca buku abang...
Gmna caranya, buku itu habis di baca, dan saya masih saja ngakak
selengkapnya

Baca buku ini nii kudu sambil salto, jungkir balik, loncat -loncat, terjun payung, bawa Palu buat getokin pala orang saking lucu nya

Bang Muh Rio Nisafa aku haters mu....
Aku cemburu...
Kenapa aku selalu ga punya waktu lagi untuk menulis T_T
Ide ilang2 terus T_T
selengkapnya

Hani Mulyati Putri Susanto
pertama kali liat bukunya mas Muh Rio Nisafa  itu dari fesbuk, liat komentarnya dan excited bgt :D apalagi yg PENDAWA.
stelaah gue dapet buku itu, langsung masuk kamar, buka paketan daaaaan taraaaaaaaaaaaa 3jam abis gue lahaap itu Pendawa dengan ekspresi senyum senyum gajelaaas :D
pokonyaa Recomended buat yang stresss :D
kalo bisa bacanya dikamar aja yaa biar ga dibilang "stress" :D
terimakasih karyanyaa mas Rio :D
notesnya 

 Kayla Mubara
novel ini juga bisa dijadikan kado buat temanmu yang lagi bĂȘte, hobi galau dan urat senyumnya masih tersimpan. Untuk yang punya selera humor oke, buku ini gampang banget bikin kamu ngakak.  notesnya 


Ardian
Novel komedi, Pendawa..... lucu. Ntar kita bikin komik bareng

Brilianda Imam
Lucu, mas. Komedinya udah dapat. Cuman anak muda sekarang udah enggak main facebook aja, tapi juga twitterinstagram, path

Hermin Indah Wahyuni
Aku ketawa baca bukunya 

Anton Widyanto Putra
lucu liat diri sendiri jadi tokoh fiktif intuitif dlm buku ini (43% fiktif, 34% nyata, sisanya black campaign).

Karena seorang Rio adalah penulis humoris dan seorang comic (itu loh yang suka tampil dalam stand up comedy), tentunya dapat dipastikan kisah-kisah masa kuliah yang ditulisnya bergenre komedi. 

Rio berhasil membuat saya senyum-senyum sendiri (ya…mau ngajak siapa lagi?) dan bahkan tertawa ketika membaca bab demi bab dalam buku ini. Andai sahabat saya ini sudah selucu ini saat kuliah dulu, mungkin sejarah akan berubah.
selengkapnya

Lia Prasetyaningrum
Cerdas!
Kata pertama yang saya ucapkan setelah menutup halaman terakhir novel Pendawa ini. Kenapa saya bilang cerdas? Karena sang penulis mampu mengolah fenomena-fenomena sosial & politik menjadi sebuah komedi.

Tulisan mas Rio benar-benar bisa bikin ketagihan. Ya ketagihan, rasanya pengen baca terus. Harusnya halaman novel ini jangan sampai berakhir, hahaaa ....

Bicara soal novel komedi, nggak akan jauh sama Raditya Dika. Lalu apa hubungan Rio Nisafa dengan Raditya Dika? Karya mereka punya persamaan, tak asal tulis untuk lucu-lucuan, tapi juga bermakna.
selengkapnya


Kartika Ratna Pertiwi
Setidaknya buku ini sdh mengakui kalau honey Dedy Kuswoyo Mahfud Suwandimendapat cewek cucu ibu kost yang cantik, makasih om rio Muh Rio Nisafa dan pandawa yang lain om Anton Widyanto Putra mas edo S Enggo Widodo mas Lilik P Widiyantoro,
selengkapnya


Tia Frisillia  
Yang tadinya lelah langsung bersemangat.
Dijamin gigi kering dan perut langsing, karena ga bisa menahan ketawa dan mengocok perut. selengkapnya

Ria Asriyah
Buku sing ringan2, nggawe ati seneng
selengkapnya

Zuherly
Efek sampingnya bahaya banget, mulut lu bakal overdosis dan berbusa karena kecapekan ngakak.
Humornya kocak dan cerdas
finally, Thanks Bang Rio!
selengkapnya


Nia Azkina
Novel PANDAWA dengan tokoh utama, Anton, Lilik, Dedy, Edo dan Rio ini bukan hanya membawa saya bernostalgia ke dunia kampus saya dulu - menjelajah kembali kehidupan sebagai seorang mahasiswi, tapi juga membuat saya seperti menonton siaran langsung stand up komedi.

Ada kalimat mas Rio yang membuat saya benar-benar terpingkal.
Orang ini benar-benar cerdas. Cerdas dalam mengkritisi fenomena sosial, cerdas dalam menyajikannya melalui tulisan yang kocak dan berbobot.

Celakanya, sampai bab akhir, mas Rio yang faktanya telah memiliki branding sendiri berhasil membuat saya terus tertawa dan terpingkal serta tergeleng-geleng. Jadi, saya rekomendasikan untuk mereka yang ingin bacaan ringan berbobot, tapi juga kocak.
selengkapnya 


Yois Saputro
Ini cerita tentang serunya masa kuliah. Of course, yang namanya seru bukan hanya di dalam kampus, tapi di mana-mana, asalkan kartu mahasiswanya belum kadaluwarsa. Cerita masa-masa itu pasti seru, tapi lebih seru lagi kalo dibukukan. Nggak percaya? Karena untuk membuatnya buku, setiap cerita harus dibumbui, digoreng, didramatisir. Percayalah, bila dalam buku itu salah satu tokohnya seolah begitu menderita, pada kisah aslinya dia tidak semenderita itu—karena keburu dipaksa ketawa oleh sesama anggota pendawa. Atau, justru jauh lebih menderita karena ketika hatinya sedang hancur anggota pendawa yang lain terasa sangat ringan menertawakannya. Wkwkwkk ….
selengkapnya 


Buenchiz Romantiz
Sum.....pah mas,lucu sekali.saya sampai nangis waktu baca eh sampai meringes jare wong jowo hahaha buku pendawa mas rio bikin aku kayak orang gila kekekek.
selengkapnya

Huwahahaha...."Tuku oreo di adahi celono,Mas Rio wonge ngguyokno".Hahaha,matursuon tanda tangane Mas Rio....sukses selalu buatmu dan teros ngelawak dan berkarya yo selengkapnya


Linda Irma Juliantika
buku pendawanya dah kulahap habis.. bukunya keren, bikin aku ketawa. jadi inget masa-masa kuliah

Eva
Buku lucu, mas.... keren banget 

Kang Sastiawan Rudi
Bukunya gokil.
selengkapnya 


Ferry Hidayat
Setelah membaca Pendawa, "Pendamping idaman Wanita", saya mempunyai kesimpulan bahwa :
Kegilaan jika dianalisa dengan metode kompre'hansip', mempunyai korelasi kuat dengan perilaku para penulis. Di dalam hiearki kegilaan terdapat lapisan tipis dengan urutan;
gila_
humoris_
intelek_
normal
Muh Rio Nisafa, penulis pendawa, menginspirasi bahwa saya ini sudah berada di ujung titik nadir sebagai pria humoris.
Tugas beliau saat ini hanyalah menjaga agar tidak terpleset dan jadi gila.
selengkapnya 


Triya Zuniati Damaidihati
Baca bukunya mas Muh Rio,bikin ketawa,kocak abis,isinya juga berbobot(bukan bobot berat benda)...
bagi yang baru galau,patah hati,BT,gie gak mut,,,
solusinya baca buku karya Muh Rio Nisafa
selengkapnya 

Lilik P Widiyantoro
Secara humor, hampir tiap paragraf bisa bikin ketawa. Selama baca buku pendawa, pembaca akan ketawa, namun alur cerita jadi kurang kuat. 


Sandy Allifiansyah
bukunya lucu, novel komedi yang gayanya stand up banget. Setting dan joke-nya masa kini. selengkapnya


Kangmas Rahmat
sngt menyentuh dan bs membuat air mata bercucuran krn tertawa, dbaca bbrp kl tetep lucu, klo dbuat film komedi sptnya bakal seru nih..,
selengkapnya

Tono Suhartonoh
Bukumu Pendawa, Lucu ..... Hehehe

Monday, July 02, 2012

Wednesday, June 27, 2012

Saturday, June 16, 2012

Tuesday, June 05, 2012

sedikit bingung

tampilan baru blogspot.... jadi agak sedikit bingung.

Tuesday, November 23, 2010

Parodi Batman seri 35 - 38

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPRBESAR

38.



37.

36.

35.

Tuesday, November 16, 2010

Keadilan Bagi Luna Maya

Sore lalu, 15 November, saya nongkrong di depan layar SCTV... hanya untuk menonton Luna Maya.... Dalam running text, satu jam sebelumnya, pihak SCTV sudah memberitakan bahwa Luna akan tampil dalam Sensasi Artis, jam 14.30. Acara ini sendiri  hanya berdurasi 30 menit dan lebih banyak wawancara ringan yang dipandu 2 host, Indra Bekti dan Edric.

Acara itu sendiri, bagi saya sungguh tak menarik. Luna  hanya membawakan satu single terbaru berjudul "Tak Bisa Bersamamu" ciptaan Pasha Ungu. Itupun terasa gak enak di telingga saya. Namun kehadiran Luna menjadi minat perhatian saya. Karena kita semua tahu, ia sempat vakum selama 5 bulan sejak kasus video mesumnya mencuat di pemberitaan.

Yang (paling) menarik lagi bagi saya adalah pernyataan LM mengenai comebacknya dia di jagat hiburan.  "Kita Hidup Bukan Untuk Masa Lalu"... hmmm ... klo ini statusnya di facebook, saya akan like. Apalagi setelah Indra Bekti memplesetkan kata ini menjadi "Kita Hidup Bukan Untuk Masalah Lu".... hehehe

Tentu ini jawaban atas pertanyaan host mengenai "kejadian masa lalunya". Dan kita semua tahu, Luna Maya tertangkap kamera sedang berhubungan suami istri dengan Ariel Peterporn, eh peterpan. Karena mereka berdua buakn suami istri maka jelas keduanya telah bersalah dari segi norma agama, norma susila dan norma sosial. Hanya norma hukum saja yang tidak menyalahkan mereka. Sekalipun norma hukum menyatakan bersalah, kesalahan ada pada produksi dan distribusi video tersebt, bukan pada perilaku bejat mereka. Lagi pula, status mereka yang belum menikah dan duda menjadikan mereka tidak bisa dituntut oleh pasangan syah mereka.  Secara detail, saya telah bahas hal ini  dalam notes saya sebelumnya di http://www.facebook.com/note.php?note_id=281070699949

Kembalinya Luna ke industri hiburan bukan saja dengan mengarap kembali album yang telah direncanakan sebelum kasus asusila itu, tetapi juga berperan dalam sebuah film pendek karya Ario Wahab http://id.omg.yahoo.com/news/luna-maya-kembali-bermain-film-qs6k-2010111302303889.html 

Oke, cukup mengenai LM dan acara TV itu sampai di sini..... 

Sekarang masih ingatkah Anda pada Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal sebagai  Aa Gym ?? 

Anda juga  masih ingat dengan pernikahan keduanya dengan Alfarini Eridani, setelah pernikahan pertamanya dengan  Ninih Muthmainnah atau biasa disapa Teh Ninih

Apakah ada "kesalahan" dalam pernikahan ini ? Sekali lagi saya bertanya Apakah ada "kesalahan" dalam pernikahan ini ??

Bagi saya, tidak ada kesalahan dalam pribadi maupun rumah tangga Aa Gym. Selama ini tidak melanggar norma agama, norma susila, norma sosial dan norma hukum, kita tidak bisa menyatakan Aa gym bersalah. Apalagi dihukum secara sosial !!

Namun, masyarakat seakan telah "menghukum" Aa Gym secara sosial. Lihatlah mengapa tiba2 orang kemudian meninggalkan pengajian yang diasuhnya, mengapa pesantrennya kemudian menjadi surut jamaahnya, kenapa pula pihak statiun televisi tidak meminta memberi tausiyah pada siaran keagamaan, mengapa pula ibu-ibu yang melarang suaminya mendengarkan pengajian aa gym karena takut suaminya akan menikah lagi ? mengapa ? mengapa ??

Lalu bandingkan dengan perlakuaan orang saat bertemu dengan Ariel  maupun Luna Maya ?? Dalam penjara, ariel selalu dikerubuti para tahanan hanya untuk sekedar berjabat tangan dan berfoto bersama. Sahabat peterpan bahkan melalukan demo untuk mendukung Ariel. Bahkan dalam sebuah stasiun TV sempat terekam gambar Ariel sedang menjalankan ibadah di dalam penjara .... Apa maksud shot ini ???

Lhatlah bagaimana para Lunatic (sebutan bagi fans Luna Maya) sangat mengelu-elukan penampiannya di SCTV sore tadi ?? atau bagaimana bisnisnya ternyata tidak berpengaruh sama sekali. Atau ternyata ia masih ditawari peran film pendek? Atau apakah video klip terbarunya akan sering munucl di TV... dan apakah ia akan kembali menjadi host di Dasyat, sebagaimana para penonton memintanya untuk memandu kembali acara musik di RCTI ini ?? 

Saya melihat perlakukan yang tidak adil antara Aa gym di satu sisi dengan Luna Maya dan Ariel di sisi lain??? Kita telah membuat hukuman yang teramat berat bagi Aa Gym atas sesuatu yang tidak bisa disalahkan dari segi norma apapun. Namun di sisi lain, pelaku tindakan asusila dan amoral masih saja dielu-elukan sebagai sebuah idola, atau mungkin panutan?

Pembelaan saya terhadap Aa gym, bukan karena pernikahan keduanya. Saya pun bukan penganut poligami. Bagi saya pribadi, poligami bukanlah sebuah tindakan amoral dan asusila sebagaimana perilaku mesum yang dilakukan oleh Ariel dan Luna. Klo Anda tidak setuju dengan poligami, jangan lakukan poligami. itu saja. Bukan dengan mengatakan bahwa poligami adalah salah dan seaakan orang yang melakukannya diperlakukan sebagai orang bersalah pula.

Pembelaaan saya pada Aa Gym juga bukan terletak pada figur dan sosoknya, tetapi lebih pada  persoalan rasa keadilan yang kini saya pertanyaan ? Adilkan ini semua ??

Secara pribadi, saya bukan penganut poligami... Namun Poligami juga bukan sebuah perbuatan yang menimbulkkan rasa salah dan dosa bagi manusia. Agama saya mengatur dengan KETAT mengenai hal ini. Namun bukan kapasitas saya untuk menjabarkan lebih jauh di notes ini. Ketidaksetujuan pada poligami seringkali disikapi oleh masyarakat sebagai  perbuatan yang salah dan harus dihindari. Parahnya, kita bahkan menjatuhkan sanksi sosial terhadap pelakunya, termasuk pada Aa Gym sekalipun.  

Saya juga tidak membenci Luna Maya dan Ariel (begitu juga dengan Cut Tari) .... jika itu masa lalu mereka.... biarlah mereka sendiri yang mempertanggungjawabkan, entah dihadapan dirnya, keluarganya, masyarakat, aparat hukum apalagi pengadilan di "alam sana",.... Bukan lantas kita menghukum mereka juga... Saya salut dengan pernyataan Luna di atas. 

Namun sekali lagi pertanyaan saya masih belum terjawab "apakah kita adil dalam memperlakukan Aa gym di satu sisi dan mereka bertiga di sisi lain ? "

oke, ini ending tulisan saya.... biasanya tulisan seperti ini (di berbagai forum misalnya) akan mendapat jawaban seperti ini
> Sok Munafik lu, kayak jadi orang bener sendiri di dunia,
> Jangan merasa suci dech.... semua orang, termasuk elu, juga punya salah dan dosa
> emang lu TUHAN, bisa nyatain mereka berdosa ?? 
> Urusi Diri mu Sendiriu.....Sukanya Kok Ngurusi Orang Pd Hal Dirinya Sendiri Hancur Menjijikkan... Hiiiii..

Tulisan ini bukan untuk mengadili mereka semua, Saya juga tidak mengidolakan atau mmbencinya. Semua juga manusia yang bisa salah dan bisa bertobat pula ...... Namun kita harus mampu belajar banyak hal dari kejadian tersebut. Belajar mengenai keadilan.... itu saja.