Thursday, February 26, 2009

Sumpah, saya sudah ratusan nonton Titanic


Valentine, beberapa hari lalu, sebuah stasiun televisi menayangkan (kembali dan berulang-ulang) film Titanic. Sebuah film yang sempat menjadi heboh pada masanya dan menjadi salah satu film terbesar dalam sejarah perfilman dunia. Lagian dengan genre drama romantis, film ini sah-sah saja ditayangkan pada tanggal 14 Februari.

Lagian siapa sich yang gak kenal Titanic? Ada tiga hal yang menarik tentang Titanic ini. Pertama, Titanic merupakan tragedi terbesar dalam sejarah transportasi manusia. Kapal titanic yang super mewah itu tenggelam dini hari di lautan lepas dan menewaskan kurang lebih 1200 orang. Kedua, Titanic merupakan judul film atas musibah tersebut yang mencatat sebagai film terbesar dalam sejarah box office amerika dan memborong piala oscar. Ketiga, Titanic merupakan judul skripsi saya .... heheheheh

Lebih dari ketiga hal di atas, Titanic itu menginggatkan saya betapa malesnya saya ngerjain skripsi... Males? yap, Skripsi itu ternyata makan waktu yang sangat panjang, sekitar 3 tahunan. Padahal judulnya tergolong agak singkat " Titanic dan Amerika, Studi Semiotik tentang Konstruksi Impian Amerika dalam Film Titanic". Keren kan ?

Waktu 3 tahun lebih untuk skripsi itu. terhitung dari tugas mata kuliah filmologi, pada tahun 1999, hingga saya lulus tahun 2002. Klo dihitung sejak film itu diputar dibioskop awal 1998, maka rentang waktunya jauh lama... walah!!.. Oya, skripsi itu sendiri merupakan pengembangan dari sebuah makalah yang hanya belasan halaman.

Masalahnya adalah saya terlalu malas untuk mengarap skripsi. keping VCD sudah di tangan, bahan refensi memenuhi harddisk, tumpukan buku bantuan dari kedubes Amerika juga lama nongkrong di lemari buku. Dosen juga asyik-asyik ajah, gak susah dicari di kampus. Bahkan ada juga "KM Erotik" alias Keluarga Mahasiswa skrepsi Semiotik; yang kerap sharing tentang skripsi. Saya juga hanya cukup menonton Titanic di komputer tanpa harus wawancara, melakukan koding-koding statistik apalagi observasi lapangan.

Lalu kenapa skripsi gak selesai-selesai juga. Ya karena males itu tadi. Bukan hanya males, Mengutip mantan bos saya dulu, pak ernas, saya dikategorikan sebagai anak bandel! bener-bener bandel! heheheh.....

Bukan saja males-malesan ngerjain skripsi. Saya malah asyik main-main selama akhir kuliah. Salah satunya, saya bersama 2 sahabat melakukan backpacker ke lombok dan bali selama dua minggu. Saya juga ikut kursus PR selama 3 bulan. Belajar otodidak komputer grafis. Bekerja di salah satu kafe selama 3-4 bulan hingga yang paling konyol adalah ketika saya memutuskan untuk mengambil cuti kuliah selama 1 semester untuk bekerja lagi di sebuah biro iklan.

Segala kemalasan ini ternyata harus dibayar mahal... Saya lulus kuliah 6 tahun. Ya, enam tahun. Tak ada predikat cumlaude yang memang diberi pada mahasiswa yang lulus maksimal 5 tahun dan IPK minimal 3,5. Padahal, menurut teman-teman, saya bisa saja mengejar predikat tersebut jika mau berusaha dan tidak males itu....

Namun, ada sedikit hal yang cukup menggembirakan saya beberapa waktu belakangan. Kabar terbaru dari skripsi saya itu adalah masuknya skripsi titanic ke dalam perpustakaan fakultas. Ini merupakan kabar yang sedikit membanggakan, karena hanya skripsi bernilai A atau B+ saja yang berhak menempati rak di perpustakaan. Meskipun nilai skripsi saya hanya B+ saja. Saya mendapat info tersebut dari Cak Nur, seorang rekan yang tengah mencari referensi tentang penelitian komunikasi yang ia geluti. Jelas saya kaget, jika skripsi tebal dinilai layak oleh dosen. Soalnya saya saja males-malesan tatkala menyusun skripsi itu. hehehehe ......


Rockin’>>>!
rio_nisafa





2 comments:

Anonymous said...

Bener, kok, Rio. Gara-gara liat Titanic... eh, baca skripsimu itu, aku jadi kenal apa itu icon, index and symbol :). Juga udah gak minder ama Barthes atau Sausure.
Kalo skripsiku sih, gak masuk rak perpus yang prestisius itu. Cuma aja, aku udah balas dendam dengan "skripsi keduaku".

Anonymous said...

Kak, bisa bantu penerapan ilmu semiotik dalam arti kebebasan dalam film titanic? kalo boleh, minta tolong feedback ke email halo.nbcustom@gmail.com